Selamat Datang Di Blog Iyan Al-Balangi.Terima kasih telah berkunjung.

Label

Sunday, January 5, 2014

Liburan di Pacitan


Pacitan: Pengalaman Pertama Ikut Open Trip

Pacitan, sebulan sebelum liburan saya memang pernah browsing di google tentang beberapa objek wisata di tempat ini. Bagus sih cuma gak ada niatan buat benar-benar pengin ke sana. Pasalnya, akhir tahun ini sudah difokuskan mau ke Bali. Menghabiskan 4 hari di akhir tahun buat menelusuri pulau Dewata yang terkenal indah itu. Tapi kita punya rencana, Tuhan  juga yang punya kuasa. Seminggu sebelum hari H, teman satu-satunya yang mau ikut batal karena suatu alasan yang mau tidak mau memang harus ditoleransi. So, liburannya gagal? Gak juga. Sebagai alternatif kali ini saya pengin coba ikut open trip. Kenalan sama orang-orang baru yang punya satu visi dan misi, hobby jalan-jalan. Hee.
Well…coba-coba lihat postingan di group Komunitas Backpacker Malang Raya (klik linknya di sini), nemu satu ajakan buat nge-trip ke Pacitan. Destinasnya 4 pantai dan 1 Goa dalam 2 hari. Wuih…keren kayanya. Karena tertarik saya pun coba buat contact yang posting (namanya Mbak Iis) lewat pesan Fb. Balas-berbalas akhirnya tertarik dan saya iyakan juga. Secepat itu, padahal kan gak kenal dan gak pernah kenalan? How can I trust her? Ini open trip pertama jadi wajar kalau memang kita bisa ragu buat jalan sama orang yang natap muka bahkan chatting pun sebelumnya gak pernah. Saya coba dulu lihat-lihat halaman facebooknya mbak ini. Lihat biodata dan foto-fotonya. Kelihatan kalau mbak Iis ini bolangwati banget, banyak foto travelling ke berbagai destinasi and I think I can trust her.

Friday, November 1, 2013

Antologi Puisi



 Antologi Puisi

         Sudah lama tidak membuat puisi, entah memang tidak ada inspirasi atau memang sedang kehilangan kreatifitas otak kanan buat hal-hal seperti ini - tentang ekspresi, seni, dan sekedar mengungkap rasa dalam keindahan kata. Puisi-puisi berikut secara tak sengaja ditemukan kembali ketika mencari referensi data-data untuk artikel yang akan saya tulis. Antologi puisi ini dibuat dulu untuk dikirim pada sebuah surat kabar lokal di Banjarmasin pada 2010 silam. Sayang, mungkin tidak layak dimuat sehingga cukup dipublikasikan di blog ini saja.
Tak ada tema, tak ada rima, yang ada adalah tentang ungkapan rasa.

Definisi Cinta

Cinta….
Biar kuterjemahkan dirimu dengan nikmat dan teguran
Biar kuartikan dirimu dengan belaian kasih
Biar kunyatakan dirimu dengan tatapan mata
Biar kujelaskan dirimu dengan uluran tangan
Biar kuuraikan dirimu dengan harapan
Biar kuungkapkan dirimu dalam hembus kerinduan
Dan semua tanpa perlu kata


Gadis Kecil Di Perempatan

Tangan itu terlalu mungil untuk meminta
Terlalu lemah untuk menengadah
Di perempatan di kala lampu merah

Komenceng itukah temanmu?
Teman yang menyatakan payahmu
Menahan panas dan asap jalanan
Di bawah terik matahari mencengkeram

Ah…gadis kecil diperempatan
Apa yang kau lakukan
Belajar bekerja atau memohon belas kasihan?

Kakimu berdebu juga wajahmu
Menutup manis dan keceriaan yang harusnya bersamamu
Aduhai siapa yang salah dan membuatmu seperti ini?
“Om…Jangan berpikir, beri saja seribu.”
Gadis itu berucap dan melenyapkan tanyaku…
Tahukah ia isi pikiranku?


Cinta itu Racun

Kala cinta menyentuh
Jiwaku rapuh
Melepuh kemudian luluh
Terbunuh ditikam harapan akan dirimu

Aku tak mampu menolak kehadiranmu
Dalam jagad impian siang dan malamku
Sinarmu begitu kuat
Menembus dinding tebal dihatiku
Dan kau merasuk hingga membuatkan gila karnamu

Cinta, kau racun bagi raga dan jiwaku


Pesan sang Embun

Tetes embun menyentuh dedaunan
Begitu bening membiaskan cahaya akan tiap keinginan
Dari tiap insan yang terbangun dan siap menyongsong kehidupan
Menyeruakkan semangat menentang zaman
Menentukan nasib mencapai tujuan

Wahai jiwa yang terlelap
Bangun dan teriakkan serentak
“SEMANGAT”
Jangan kau coba berontak dalam selimut bergeliat bagai ulat
Kejar harimu sebelum ia berlari melaju bersama waktu

Sadarkah kau dalam tiap hentakan waktu
Tiap mimpimu menguap diterik matahari
Semakin menjauh di kala senja
Hingga mustahil di kala malam
Apa yang bisa kau kata?
“Semua tinggal mimpi tanpa harapan nyata”

Ini hanya sekadar pesan lewat kata
Untuk setiap jiwa yang merasa punya makna
Tiada hari tanpa konsekuensi nyata
Atas apa yang kau lakukan di kala pagi menyapa

Saturday, October 12, 2013

Lagi Ngawur #4



Dilema

Mbak Lexi (Kiri), Mas Re (Tengah), dan Neng Ecy (Kanan)

            Suatu sore, Mas Researcher (Mas Re) lagi asyik menonton film di sela-sela mengerjakan tesis proposalnya. Mbak Lexical approach (Lexi) dan Neng Reading fluency (Ecy) duduk di sofa tak jauh dari tempat duduknya.

Mbak Lexi                :    Mas, kamu tu serius gak sih sama kita?

Mas Re                     :    Maksudmu?

Neng Ecy             :    Iya, maksud mbak Lexi kita ini udah berbulan-bulan lo bersama, tapi gak ada    tanda-tanda mau ke arah yang lebih serius. Seminar misalnya.

Wednesday, October 9, 2013

Jalan-Jalan



One-Day Trip to WBL

            Sebenarnya kegiatan liburan ini sudah 2 minggu yang lalu, tepatnya tanggal 23 September 2013. Tapi kayaknya kurang lengkap kalau cerita liburan gak dibagi di blog ini. Saya ingin tiap perjalanan terdokumentasi bukan hanya dalam foto atau kenangan, tapi juga tulisan. Biar ada sesuatu buat diingat dan diceritakan, khususnya kepada pengunjung blog ini. :-)
            Kali ini saya mau bagikan ceritan liburan sama teman-teman di Wisata Bahari Lamongan (WBL). Seperti biasa, yang namanya nyusun rencana buat perjalanan sama-sama itu pasti ada halangan dan rintangan yang menghadang. Mulai dari rapat beberapa kali yang ngalur-ngidul entah kemana, rencana pindah destinasi, sampai pembatalan untuk waktu yang tidak ditentukan. Tapi Alhamdulillah, itu semua happy ending alias kita jadi berangkat. Kita semua sepakat buat nyewa mobil+driver dengan biaya Rp 750 ribu yang sudah termasuk ongkos bensin. Anggota yang terkumpul ada 9 orang. Komposisinya 2 cowok dan 7 cewek (dimana-mana cewek memang mendominasi dunia sekarang, guys).

 Para Personil Tim Penjelajah

Sunday, October 6, 2013

Aplikasi Teori Assessment Dalam Kehidupan



Aplikasi Teori Assessment
dalam Menilai Jodoh

            Hai viewers….lama juga blog ini dah gak update. Sebenarnya ada beberapa materi yang telah saya tulis namun tak kunjung dipost karena belum rampung 100%. So, kali ini sekadar tulisan ringan buat ngisi sela-sela waktu dan semoga bermanfaat buat kalian semua.
            Well…tulisan ini terinspirasi dari ujian komprehensif kemarin. Di sana ada membahas empat pertanyaan namun peserta hanya disuruh menjawab tiga saja dalam bentuk essay. Salah satu pertanyaan tersebut menyangkut masalah Ujian Nasional. Kita diminta pendapat buat nulis setuju atau gak setuju, terus gimana UN itu seharusnya. Saya sendiri memilih setuju untuk terus diadakan tapi dengan ketentuan UN harus menjadi a Norm-Referenced Tests (NRT) dan bukan Creterion-Referenced Test (CRT).

Saturday, June 22, 2013

Jalan-Jalan ke Jogja



Trio RRI Went to Jogja

Siapa itu Trio RRI?
            Jangan berpikir bahwa mereka adalah saingan trio macan, boyband terbaru, atau tiga penyiar Radio Republik Indonesia. Bukan sama sekali. RRI di sini merupakan singkatan yang diambil dari inisial nama kami masing-masing. Mari kenal lebih dekat dengan mereka.
1.      Raka, gak ada kata yang tepat buat mewakilkan dia kecuali “Pak Beyenya kelas B.”

 
2.      Ronald, hantu foto paling narsis di antara kami bertiga.
 
3.      Iyan, Just a simple and humble blogger and traveler.
Deskripsi tentang kami mungkin tidak terlalu jelas karena memang bukan itu tujuan tulisan kali ini. Ini hanyalah sebuah review tentang perjalanan 3 hari 2 malam Trio RRI menyusuri kota Yogyakarta. Selamat menikmati.

Thursday, June 13, 2013

Song Analysis



An Analysis of the Song
“Home”

A.    Song Lyric
"Home"
By Michael Buble



Another summer day
Has come and gone away
In Paris and Rome
But I wanna go home
Mmmmmmmm

Maybe surrounded by
A million people I
Still feel all alone
I just wanna go home
Oh, I miss you, you know

And I’ve been keeping all the letters that I wrote to you
Each one a line or two
“I’m fine baby, how are you?”
Well I would send them but I know that it’s just not enough
My words were cold and flat
And you deserve more than that

Another aeroplane
Another sunny place
I’m lucky, I know
But I wanna go home
Mmmm, I’ve got to go home

Let me go home
I’m just too far from where you are
I wanna come home